Download Aplikasi Keluarga Sehat + Bagaimana Cara Menggunakannya

Download Aplikasi Keluarga Sehat + Bagaimana Cara Menggunakannya
Download Aplikasi Keluarga Sehat + Bagaimana Cara Menggunakannya

AllVerta.Com – Aplikasi Keluarga Sehat adalah inovasi terbaru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Aplikasi ini dibuat untuk mempermudah proses pendataan keluarga sehat agar bisa dilakukan secara terpusat.

Aplikasi Keluarga Sehat 2.0 sebelumnya sudah tersedia via website, dan beberapa waktu lalu tersedia juga versi aplikasi mobile yang bisa kamu download di Google Play Store.

Nah kali ini, Jaka bakal menjelaskan lebih lengkap tentang aplikasi satu ini, termasuk bagaimana cara menggunakannya dan apa saja fitur-fitur yang dimiliki.

Penasaran? Simak artikel berikut ini sampai habis, ya! Jaka juga bakal kasih link download Aplikasi Keluarga Sehat yang bisa kamu cek di bawah ini, loh!

Baca Juga : Cara Instal Ulang Laptop Lengkap dan Sangat Mudah, Bisa Dilakukan dimanapun

Apa Itu Aplikasi Keluarga Sehat?

Aplikasi Keluarga Sehat adalah aplikasi resmi dari Kemenkes yang dibuat untuk mendukung program Pemerintah Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga atau PIS-PIK.

Sebenarnya, aplikasi Keluarga Sehat PIS-PK ini sudah ada sejak 2015 lalu. Namun namanya adalah Prokesga yang bertujuan membantu mempermudah proses pelayanan dan pendataan pasien yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan daerah.

Dengan adanya aplikasi ini, Kemenkes bisa melakukan pendataan keluarga sehat tanpa perlu melakukan kunjungan ke rumah. Aplikasi ini tersedia untuk semua pemerintahan tingkat kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Aplikasi ini memang dibuat untuk mempermudah kerja para surveyor kesehatan dalam mengumpulkan data keluarga di seluruh Indonesia. Baik di daerah yang sudah memiliki fasilitas internet memadai atau pun daerah terpencil yang masih sulit akses internet (online/offline).

Aplikasi ini ditujukan untuk para petugas Administrator Pusat, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Kepala Puskesmas, Administrator/Operator Puskesmas, Supervisor, dan juga Surveyor alias pengumpul data.

Aplikasi Keluarga Sehat sudah terintegrasi dengan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan juga Nomor Kartu Keluarga (KK) dari Disdukcapil. Dengan begitu, proses pendataan jadi lebih efektif dan efisien.

Nantinya proses analisis data juga bisa dilakukan dengan lebih mudah sehingga proses penindaklanjutan terkait pelayanan kesehatan masyarakat bisa dilakukan dengan lebih cepat.

Baca Juga : Panduan Menggunakan Anonymox di Chrome & Firefox

Fungsi Website dan Aplikasi Keluarga Sehat

Seperti yang Jaka sebutkan tadi, aplikasi ini bisa diakses melalui dua platform. Bisa melalui website atau pun download aplikasinya yang berbasis Android.

Meski beda platform, pada dasarnya website maupun Aplikasi Keluarga Sehat memiliki fungsi yang sama. Manfaat platform ini adalah pendataan keluarga sehat secara digital tanpa perlu datang ke rumah.

Melalui aplikasi ini, data lapangan, pasien, data fasilitas kesehatan, hingga data analisis bisa didapat dengan lebih mudah. Akses data yang lebih mudah ini diharapkan bisa mempercepat proses penindaklanjutan pelayanan kesehatan masyarakat.

Sebelum versi aplikasi tersedia, para surveyor biasa mengakses aplikasi ini melalui website di alamat https://keluargasehat.kemkes.go.id/. Di halaman muka website Keluarga Sehat ini, bakal tersedia 3 modul utama, yakni Administrator, Dashboard, dan Kuesioner.

1. Administrator
Berfungsi sebagai halaman pengaturan berbagai menu pada akun. Kamu juga bisa mengetahui berbagai informasi tentang data kesehatan pribadi, keluarga, dan fasilitas kesehatan.

2. Dashboard
Di halaman ini, kamu bisa melihat data hasil atau output total keluarga yang sudah terdata yang bisa dilihat di tingkat regional. Kamu juga bisa menyajikan data informasi agregat yang didapat dari hasil perhitungan di lapangan.

3. Kuesioner
Halaman ini berisi daftar pertanyaan yang harus diisi sesuai dengan data kesehatan pengguna yang akan dimasukkan sebagai database. Modul ini berfungsi menggantikan proses survey yang dulu biasa dilakukan secara manual jadi lebih mudah.

Kalau kamu berada di daerah yang sulit akses internet atau perangkat PC/laptop, alternatif yang paling mudah adalah menggunakan app Keluarga Sehat versi Android.

Kamu bisa download aplikasi kesehatan ini di Google Playstore. Terdapat 2 modul utama di sini, yakni Dashboard dan Modul Kuesioner.

Baca Juga : Cara Download YouTube Jadi MP3 yang Paling Praktis

1. Dashboard
Halaman ini punya fungsi yang sama dengan versi website tapi sedikit lebih lengkap. Ada tambahan 12 Indikator Keluarga Sehat (IKS) Regional serta status pendataan yang dilakukan secara berjenjang oleh enumerator puskesmas.

2. Kuesioner
Modul kuesioner di versi Android juga sama seperti di website. Hanya saja kamu juga bisa mengisi kuesioner secara offline, loh.

Tentunya buat kamu yang sedang susah koneksi internet tetap bisa mengaksesnya dengan mudah, ya!

Download Aplikasi Keluarga Sehat

Kalau sudah paham semua penjelasan Jaka di atas, saatnya kamu download aplikasi Keluarga Sehat, geng. Kamu bisa download langsung di Google Play Store atau klik link di bawah ini untuk mendapatkan aplikasi Keluarga Sehat terbaru 2022.

DOWNLOAD DISINI

Fitur Aplikasi Keluarga Sehat

Aplikasi Keluarga Sehat versi 2.0 ini juga menyediakan fitur-fitur yang membantu dalam manajemen pengelolaan data. Berikut penjelasannya:

1. Fitur Tahun Aktif: Fitur Manajemen tahun pelaporan data survei untuk seluruh pengguna.

2. Fitur Transfer Wilayah Kerja: untuk memindahkan data keluarga pada suatu wilayah desa/kelurahan di puskesmas awal ke puskesmas tujuan (Khusus Admin Pusat)

3. Fitur Wilayah Kerja: untuk memetakan desa/kelurahan di suatu wilayah kerja puskesmas.

4. Fitur Rukun Warga: untuk menginput atau mendaftarkan RW dan RT sesuai yang ada pada wilayah kerjanya per desa/kelurahan.

5. Fitur Sasaran Wilayah: untuk menentukan jumlah target/sasaran pendataan di suatu wilayah kerja puskesmas berdasarkan jumlah keluarga sasaran pada wilayah kerjanya per desa/kelurahan (Khusus Admin PKM).

6. Fitur Target Surveyor: untuk menentukan target kinerja surveyor.

7. Fitur Monitoring Wilayah: untuk memantau kinerja capaian dari puskesmas maupun surveyor.

8. Fitur IKS Puskesmas: untuk melihat Indeks Keluarga Sehat (IKS) berdasarkan wilayah kerja puskesmasnya pada setiap indikator.

9. Fitur Crosstab: untuk analisis data dengan memanfaatkan raw data.

Baca Juga : Inilah kode redeem Free Fire terbaru untuk Rabu, 20 Juli 2022.

Cara Membuat Akun di Aplikasi Keluarga Sehat

Sebelum tahu cara menggunakan aplikasi Keluarga Sehat 2022, kamu harus punya akunnya terlebih dahulu.

Untuk membuat akun, tidak bisa sembarangan aplikasi Keluarga Sehat login. Namun harus diajukan secara bertahap dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota ke pihak Kemenkes.

Prosedur pembuatan akun Keluarga Sehat berikut ini sangat penting, geng. Jadi lakukan dengan teliti karena penuh dengan koordinasi yang cukup rumit.

1. Dinas Kabupaten/Kota melakukan inventarisasi daftar Puskesmas fokus pendataan keluarga sehat. Lalu membuat daftar nama calon pengelola di Puskesmas yang terdiri dari; 1 orang supervisor, 1 orang administrator Puskesmas, Kepala Puskesmas, 10 orang surveyor.

2. Dinas Kabupaten/Kota mengirimkan surat permohonan resmi dengan melampirkan daftar nama calon pengelola tersebut dilengkapi keterangan:

  • Nama, kode Puskesmas, dan alamat Puskesmas.
  • Nama lengkap, NIP dan NIK calon supervisor, calon administrator, calon surveyor, dan kepala Puskesmas.
  • Jabatan
  • Nomor HP
  • Alamat email

3. Data nama calon pengelola tersebut dikirim ke Kemenkes, tepatnya ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) yang beralamat di: Jalan HR. Rasuna Said, Blok X-5 Kav 4-9, Jakarta Selatan, 12950, Lt.6 R.614. Bisa juga via email ke keluargasehat@kemkes.go.id dengan tembusan ke Dinas Kesehatan Provinsi lebih dahulu sebagai laporan.

4. Data yang sudah diterima akan diverifikasi kelengkapannya. Nantinya, Pusdatin bakal membuat akun yang terdiri dari 1 akun Dinas Kesehatan Provinsi, 1 akun Dinas Kesehatan Kabupaten/kota, dan 1 akun administrator Puskesmas dengan dilengkapi panduan aktivasi akun.

5. Akun akan dikirimkan kembali ke Dinas Kabupaten/kota pemohon.

6. Akun bisa didistribusikan ke Puskesmas terkait untuk dapat segera diaktivasi dan digunakan.

Nah, itu tadi penjelasan Jaka tentang aplikasi Keluarga Sehat. Jaka harap semua informasi di atas bisa bermanfaat untuk para petugas yang terlibat ya. Dengan begitu, pekerjaanmu bakal terasa lebih efektif dan efisien.

Baca Juga :  Alasan Download Valorant

IKUTI BERITA VIRAL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Spesial Tags:

aplikasi keluarga sehat offline
aplikasi sehat indonesiaku
keluarga sehat banten
pcare
e-ppgbm
apa itu aplikasi keluarga sehat?
apa saja 12 indikator keluarga sehat?
apa saja program pis pk?
apa prioritas pis pk?
aplikasi keluarga sehat
aplikasi keluarga sehat offline pc
aplikasi keluarga sehat offline gratis
aplikasi keluarga sehat offline download
aplikasi keluarga sehat offline indonesia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.